11 Spesies Ikan Terbaru Yang Belum Pernah Ada Ditemukan Di Indonesia
Sembilan dari 11 spesies ikan yang ditemukan merupakan spesies ikan pelangi (Rainbow Fish) dan dua lagi berasal dari spesies ikan air tawar Melanotaenia yang kesemuanya hanya dapat ditemukan di sekitar perairan Papua.
Sungai–sungai di Papua memang banyak yang belum terjamah oleh manusia dan diperkirakan di tempat-tempat tersebut masih banyak varietas makhluk hidup lainnya yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, seperti beberapa sungai dan jeram di wilayah Batanta dan Salawati di wilayah Raja Ampat dan juga daerah Sorong Selatan di Manokwari.
Ke 11 spesies baru tersebut rencananya akan diserahkan kepada pemerintah, yang kemudian diharapkan pemerintah mau melelang ke sebelas spesies baru tersebut untuk dapat dipelajari nantinya oleh para ilmuwan dunia.
Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP) Departemen Perikanan dan Kelautan, Indroyono Soesilo, menjelaskan kalau pemerintah Indonesia dapat mencontoh Pangeran Monaco yang pernah melelang nama-nama ikan spesies baru dan banyak menarik minat para filantropis. Diharapkan Indonesia juga mengambil langkah yang sama dan nantinya dana yang didapat bisa digunakan kembali untuk mengeksplorasi daerah–daerah yang belum terjamah lainnya di Indonesia.
Dalam waktu dua jam 11 nama itu dihargai Rp 20 miliar
Sebanyak 11 spesies ikan baru ditemukan di ‘surga’ ikan hias laut Raja Ampat, Papua Barat. Nama-nama marga yang awalnya tanpa nama spesies itu akhirnya mencantumkan nama-nama si pemenang lelang di Monaco, akhir tahun lalu.
“Dalam waktu dua jam 11 nama itu dilelang dan menghasilkan US$ 2 juta atau sekitar Rp 20 miliar,” kata Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Suharsono.
Saat ditemukan peneliti asal Australia Gerry Allen dan Mark Erdmann dari Amerika Serikat, ikan-ikan itu hanya memiliki nama marga, yang terletak di bagian depan. Sedangkan untuk nama spesies masih diberi tanda Sp.
Nama marga itulah yang akhirnya mencantumkan nama yang diinginkan oleh para pemenang lelang. “Ada tiga nama dari Indonesia,” ujar dia.
Kemudian, keduanya bertemu pihak Kerajaan Monaco yang mensponsori lelang untuk mencari dana konservasi. “Dari dana lelang itu, yang masuk ke LIPI sekitar US$ 435,000. Sedangkan dana yang masuk ke Papua Barat kami tidak tahu,” ujar dia.
Berikut 11 nama ikan spesies baru dan si pemberi nama yang juga pemenang lelang:
1. Hemiscyllium henryi, diambil dari Wolcott Henry
2. Hemiscyllium galei, diambil dari nama Jeffrey Gale
3. Melanotaenia synergos, diberikan Peggy Dulany untuk Synergos Institute
4. Corythoichthys benedetto, diberikan Baroness Angela Vanwrighten Berger untuk mantan PM Italia Benedetto Craxi
5. Pterois andover, diberikan Sindhuchajana Sulistyo (Indonesia)
6. Pseudanthias cherleneae, diberikan pangeran Albert II dari Monaco
7. Pictichromis caitlinae, diberikan Kim Samuel Johnson untuk kado ulang tahun ke-19 anaknya, Caitlin Elizabeth Samuel
8. Pseudochromis jace, diberikan Lisa dan Michael Anderson untuk singkatan keempat anaknya yakni, Jonathan, Alex, Charlie, dan Emily
9. Pterocaesio monikae dari nama Lady Monilka Bacardi
10. Chrysiptera giti, diberikan Enki Tan dan Cherie Nursalim untuk perusahaan yang dimiliki, GITI (Indonesia)
11. Paracheilinus nursalim, diberikan Cherie Nursalim dan Michelle Liem untuk Sjamsul dan Itjih Nursalim (Indonesia)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar